Kata kata semangat pagi islami | HADIST

Berikut Beberapa Keutamaan Bangun Pagi Menurut Islam:

 

  1. Membuka pintu rejeki

Ketika Rasulullah pulang dari shalat Shubuh dari Masjid Nabawi, beliau mendapati putrinya bernama Fatimah masih dalam kondisi tidur. Maka beliau bersabda: ”Wahai anakku, bangunlah, Saksikan rezeki Tuhan-mu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai, karena Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya antara terbit fajar dengan terbit matahari.” ( H.R. Imam Ahmad Dan Al-Baihaqi)

  1. Terpenuhi segala kebutuhannya

Dari hadits Imam Ath-Thabrani dan Al-Bazzar Ra, Rasulullah SAW bersabda : ”Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barokah dan keberuntungan.”

Life Is Short; Hidup Ini Singkat; Dunia Hanya Sementara; Life Is Too Short.

  1. Didoakan malaikat

Nabi Muhammad SAW bersabda:

وَتَجْتَمِعُ مَلَائِكَةُ اللَّيْلِ وَمَلَائِكَةُ النَّهَارِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ

“Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” (HR. Bukhari no. 137 dan Muslim no.632)

BACA JUGA : 13 Keutamaan Bangun pagi bagi islam

Kunci Masuk Surga Dan Menutup Neraka

6 Kunci Masuk Surga dan Menutup Pintu Neraka Menurut Sayyidina Ali bin Abi Thalib

 

1. Mengenal Allah SWT

Mengenal Allah berarti mengetahui bahwa Allah adalah pencipta dan pemberi rizki. Mengetahui bahwa Dia merupakan Dzat Yang Menghidupkan dan Mematikan. Kita harus mengenal Allah, bahwa Allah itu Dzat Yang Super bagi kita. Karena Dia (Allah) ialah Dzat yang menciptakan, pemberi rizki, menghidupkan. Pokoknya ketergantungan kita kepada-Nya sangat luar biasa.

Setiap saat yang terpenting kita ingat bahwa dzat yang terpenting dalam hidup kita adalah Allah. Namun, dijelaskan lebih lanjut bahwa tidak cukup mengetahui saja tetapi sebagai hamba harus taat kepada Allah dengan cara melakukan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

2. Mengenal Setan sebagai Musuh

Mengetahui bahwa setan ialah musuh manusia, sehingga ia senantiasa akan menyelisihi setan dan tidak mengikuti ajakannya. Dia mengetahui setan untuk dijauhi, bukan sebaliknya menjadi teman akrab dan sekutu setan.

3. Mengenal Akhirat sebagai tempat Keabadian

Mengetahui bahwa akherat adalah tempat keabadian. Maka ia akan mencari dengan mempersiapkan bekalnya. Dunia ini hanya sebagai tempat singgah yang sifatnya tidak lama. Di dunia ini kita dituntut untuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan yang kekal dan abadi

bumi datar

4. Mengenal Dunia

Mengetahui bahwa dunia itu fana’ (rusak) dan sekedar tempat singgah. Mengetahui kefanaan dunia maka akan meninggalkannya dan tidak mengambil bagian dari dunia kecuali yang berkaitan dengan bekal untuk mengarungi kehidupan yang kekal dan abadi.

5. Mengenal Hukum yang Haq

Mengenal hukum yang haq (benar) lalu mengikutinya dan melaksanakannya. Dengan mengetahui yang benar dan tidak benar kehidupan kita akan terarah. Hal ini juga yang akan mendatangkan keridlaan Allah SWT.

6. Mengenal yang Bathil

Mengenal hal yang batil (tercela) untuk menjauhi dan tidak mengamalkannya. Hal-hal yang buruk akan mendatangkan dosa dan menyebabkan manusia terhalang masuk surga.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Ada yang dapat Kami bantu ? (Klik saja)